Bantuan tersebut rencananya akan dibagikan langsung kepada masyarakat terdampak.
“Akibat masalah ini, Dinas Ketahanan Pangan menghadpai kendala distribusi sehingga penyaluran bantuan terhambat,” tuturnya.
Rencana pengiriman melalui jalur air pun masih menunggu koordinasi lebih lanjut dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten, untuk menentukan titik penjemputan yang tepat.
Dari hasil perhitungan sementara, kebutuhan beras untuk satu bulan diperkirakan mencapai 1,5 ton, dan jumlah ini masih bisa bertambah seiring meningkatnya warga yang terdata sebagai penerima bantuan. (adv)
Tag



