Menurut Abdu, kegiatan ini bukan sekadar evaluasi, tetapi juga menjadi tolok ukur mutu pendidikan kesetaraan di Kota Bontang.
“Kami ingin memastikan setiap peserta didik mendapatkan layanan pendidikan yang bermutu, inklusif, dan berkeadilan. TKA Paket C membantu kami menilai sejauh mana capaian kompetensi peserta sebelum mereka mengikuti ujian akhir,” jelasnya.
Disdikbud Bontang menekankan bahwa peningkatan kualitas pendidikan nonformal merupakan bagian dari strategi untuk memperluas akses pendidikan bagi seluruh masyarakat.
Dengan terselenggaranya TKA Paket C 2025, diharapkan program pendidikan kesetaraan semakin profesional, transparan, dan mampu menghasilkan lulusan yang kompeten serta siap bersaing di tingkat nasional.
Pelaksanaan TKA Paket C ini sekaligus menegaskan komitmen Disdikbud Kota Bontang dalam menciptakan pendidikan yang merata, bermutu, dan mampu mengangkat kualitas sumber daya manusia melalui jalur nonformal. (adv)
Tag



