Program ini juga menyediakan beasiswa khusus bagi pelajar miskin senilai Rp3 miliar dan bagi warga di perbatasan senilai Rp2,6 miliar.
Beasiswa Kaltim Tuntas (BKT) Era Isran Noor (2018–2023)
Di Era Gubernur Isran Noor dan Wakil Gubernur Hadi Mulyadi (2018–2023) mengganti nama dengan Beasiswa Kaltim Tuntas (BKT) dan Beasiswa Kaltim Stimulan, menargetkan pelajar SD hingga mahasiswa S3.
Total anggaran mencapai Rp1,3 triliun selama lima tahun. Skema dibagi tiga kategori yakni umum, khusus, dan kerja sama internasional.
Program BKT membayar penuh biaya pendidikan mahasiswa dari semester awal hingga lulus, sedangkan Beasiswa Stimulan diperuntukkan bagi pelajar SD hingga perguruan tinggi dengan registrasi ulang setiap tahun.
Alokasi tahunan BKT mengalami kenaikan dan penurunan:
- 2019 Rp149 miliar untuk 13.320 penerima
- 2020 Rp163 miliar untuk 30.432 penerima
- 2021 Rp154 miliar untuk 18.531 penerima
- 2022 Rp304 miliar untuk 39.944 penerima
- 2023 Rp375 miliar untuk 50.000 penerima
Untuk 2024, anggaran awal direncanakan Rp250 miliar, namun realisasi APBD murni hanya Rp200 miliar, turun signifikan dari tahun sebelumnya.
Rencana penerima BKT 2024 terbuka untuk 31.044 orang, dengan rincian yakni Beasiswa Kerjasama 250 orang, Beasiswa Tuntas 3.467 orang, Beasiswa Stimulan Mahasiswa 6.852 orang, dan Beasiswa Stimulan Siswa 20.475 orang.
Tag



