ARUSBAWAH.CO - Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Universitas Mulawarman (BEM KM Unmul) menyatakan kesiapan memfasilitasi debat terbuka antara Wali Kota Samarinda, Andi Harun, dengan Tim Ahli Gubernur Kalimantan Timur (TAGUPP), Sudarno.
Langkah ini diambil sebagai respons atas dinamika dan polemik kebijakan yang belakangan ramai diperbincangkan di ruang publik, khususnya melalui media.
BEM Unmul Siap Jadi Fasilitator dan Moderator
Dalam surat terbuka yang disampaikan kepada publik, BEM KM Unmul menegaskan kesiapannya untuk menjadi fasilitator sekaligus moderator dalam forum debat terbuka tersebut.
Menurut mereka, perbedaan pandangan terkait kebijakan seharusnya tidak hanya disampaikan melalui media, tetapi juga dibahas secara langsung dalam forum akademis yang dapat dipertanggungjawabkan.
“Banyak sekali kontroversi antara kebijakan yang kemudian disampaikan di forum media. Hal-hal seperti ini seharusnya bisa disampaikan dalam forum akademis,” tulis BEM KM Unmul dalam pernyataannya. dikutip dari IG @bemkm_unmul
Jadwal dan Lokasi Debat Terbuka
BEM KM Unmul juga telah menyiapkan waktu dan lokasi pelaksanaan debat terbuka tersebut, yakni:
- Hari/Tanggal: Kamis, 16 April 2026
- Pukul: 09.00 WITA – selesai
- Tempat: Taman Unmul, Universitas Mulawarman, Samarinda
Forum ini direncanakan terbuka untuk publik, sehingga masyarakat Kalimantan Timur dapat menyaksikan langsung adu gagasan kedua pihak.
- Aksi 4.000 Massa Disiapkan Kepung Kantor Gajah Mada 21 April, Bawa Isu Dinasti Politik hingga Dorong Dewan Keluarkan Hak Angket
- Pergub 25/2025 Ditandatangani Rudy Mas'ud, Pekerja Bukan Penerima Upah dan Bukan Pekerja Dibiayai Pemda Provinsi
- Balas Respon Anggota TGUPP Rudy Mas'ud, Andi Harun: Bagusnya Saudara Sudarno Diam Saja
Respons atas Tantangan Andi Harun
Debat terbuka ini disebut merupakan tindak lanjut dari tantangan yang sebelumnya dilontarkan oleh Andi Harun kepada Sudarno selaku perwakilan TAGUPP Kaltim.
BEM KM Unmul melihat momentum ini sebagai kesempatan penting untuk menghadirkan ruang dialog yang sehat, transparan, dan berbasis data.
Sorotan Publik: Siap Hadir atau Menghindar?
Dalam pernyataannya, BEM KM Unmul juga menegaskan bahwa publik kini menunggu kepastian dari kedua pihak terkait kesediaan mereka hadir dalam forum tersebut.
“Publik akan menyaksikan siapa yang berani bicara dan siapa yang memilih bersembunyi di balik meja birokrasi,” tegas mereka.
Langkah BEM KM Unmul ini pun berpotensi menjadi panggung terbuka bagi klarifikasi berbagai polemik kebijakan di Kalimantan Timur, sekaligus menguji komitmen transparansi para pemangku kepentingan di hadapan masyarakat. (pra)




