ARUSBAWAH.CO - Gelombang kritik ke Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur di bawah kepemimpinan Gubernur Rudy Mas’ud dan Wakil Seno Aji makin terasa panas.
Bukan lagi sekadar obrolan di warung kopi atau media sosial, tapi mulai bergerak ke aksi nyata di jalanan.
Aliansi Perjuangan Masyarakat Kalimantan Timur memastikan bakal menggelar aksi besar pada, Selasa 21 April 2026.
Aksi itu disiapkan sebagai bentuk kekecewaan terbuka terhadap kinerja pemerintah provinsi yang dinilai jauh dari harapan masyarakat.
Koordinator Lapangan aliansi, Erly Sopiansyah, bilang gerakan ini sudah dipersiapkan sejak awal April 2026.
Posko Aksi Bermunculan, Ribuan Massa Disebut Mulai Terkonsolidasi
Sejumlah titik penggalangan massa juga sudah dibuka.
Di Samarinda, posko terlihat di kawasan Jalan Esplanade dan Simpang Lembuswana, dua titik itu yang memang ramai dan mudah menjangkau banyak orang untuk menyubang kebutuhan konsumsi pada aksi mendatang.
“Pergerakan ini murni untuk perjuangan masyarakat Kaltim. Kami merespons kebijakan-kebijakan gubernur yang terasa menyakitkan hati masyarakat, sehingga kami merasa perlu turun ke jalan,” kata Erly, Sabtu (11/4/2026).
Aksi nanti rencananya dipusatkan di dua lokasi penting yakni Kantor DPRD Kaltim, Karang Paci dan Kantor Gubernur Kaltim, Gajah Mada.
Dua titik itu disebut jadi simbol yang satu tempat pengawasan, yang satu lagi pusat kebijakan.
Tag



