Untuk meniru kehidupan alami mereka, proses pemberian makanan dilakukan secara tersembunyi dan terjadwal sehingga beruang tetap melakukan eksplorasi alami, seperti mencari, berdiri, hingga memanjat pohon.
Kegiatan edukasi semakin lengkap dengan adanya pemandu yang menjelaskan kepada pengunjung bagaimana beruang berinteraksi di lingkungan tersebut.
Bahkan, pengunjung dilarang memberi makan sembarangan agar tidak merusak pola hidup alami hewan tersebut.
Potensi sebagai Model Edukasi Nasional
Data tahun 2012 mencatat KWPLH dikunjungi oleh lebih dari 50.000 hingga 70.000 orang per tahun, yang sebagian besar adalah pelajar, keluarga, dan lembaga pendidikan.
Banyak pengunjung memberikan respons positif terhadap KWPLH sebagai tempat belajar yang nyaman dan informatif, sekaligus menginspirasi pengembangan model serupa di tempat lain, seperti yang tengah dirintis oleh Universitas Negeri Semarang (UNNES) melalui konsep “Kampus Konservasi”.
Tag



