Arus Publik

KADIN Kaltim

Beda Pendapat Hasil Musprov Kadin Kaltim soal Keterpilihan Putri Amanda, Publik yang Salah Paham atau Kesalahan Berjamaah Para Peserta?

Kamis, 4 Desember 2025 20:50

Kolase Sevana Podung, anggota Panitia Pelaksana Steering Committee (SC) Musprov ke-8 Kadin Kaltim dengan pengamat kebijakan publik Unmul, Syaiful Bachtiar/Arusbawah.co

Masalah Administrasi dan Dugaan Intervensi Politik

Kemudian, soal Putri Amanda belum melengkapi berkas administratif, Podung mengatakan sistem pendaftaran online sempat bermasalah sehingga panitia meminta penyerahan berkas fisik.

“Ternyata online itu bermasalah sehingga fisik yang kita minta. Kan fisiknya saya yang periksa,” ujarnya.

Isu lain yang mencuat adalah dugaan intervensi politik karena Putri disebut memiliki kedekatan keluarga dengan pejabat Kaltim.

Podung tegas menolak anggapan itu.

“Saya tidak mau masuk ranah politik. Selama persyaratannya memenuhi, saya tidak lihat dia ini anaknya siapa. Kalau persyaratan tidak memenuhi, saya gugurkan. Saya bukan persoalannya anak gubernur,” katanya.

Podung Puji Kualitas Putri Amanda Nurrahmadani

Lebih jauh, Podung memuji kualitas Putri Amanda Nurrahmadani yang berusia 23 tahun sebagai ketua Kadin termuda se-Indonesia.

“Saya lihat gaya bicaranya tegas, jelas, bisnisnya ekspor-impor. Program yang dia tawarkan konkret, bisa membantu Kadin kabupaten dan kota. Dia fokus pada pariwisata dan agro, ketahanan pangan, pemberdayaan anggota,” paparnya.

Menurutnya, Putri memiliki rekam jejak pendidikan yang cepat dari SMP dan SMA akselerasi, S1 di Cina, S2 di Singapura.

Podung juga menilai pengalaman bisnis Putri bahkan sudah melampaui level provinsi.

“Pengalamannya bukan kelas provinsi, bukan nasional lagi. Sudah internasional,” ujarnya.

Ia mengaku bersedia menjadi formatur untuk mengawal ketua baru agar mampu membenahi Kadin yang menurutnya sudah terlantar lebih dari 8,5 tahun.

“Skala prioritas itu meyakinkan anggota. Banyak pengusaha Kaltim yang selama ini ditelantarkan,” kata Podung.

 

Pendapat Berbeda dari Akademisi

Berbeda dengan Podung, Pengamat kebijakan publik Universitas Mulawarman (Unmul), Syaiful Bachtiar, justru melihat persoalan ini dari sudut yang berbeda.

Ia menyebut seluruh rangkaian Musprov Kadin Kaltim justru menunjukkan pelanggaran mendasar terhadap AD/ART.

Ia menyebutnya sebagai kesalahan berjamaah.

“Ini kesalahan berjamaah,” kata Syaiful, dikonfirmasi terpisah di hari yang berbeda. 

Menurutnya, sejak awal terlihat jelas syarat administrasi calon tidak terpenuhi.

Tag

MORE