Daerah Terisolir, Akses Putus, dan Krisis Logistik Dasar
Selain bantuan uang tunai, Pemprov Kaltim juga telah lebih dulu mengirim relawan, logistik tambahan, dan menyiapkan tim medis serta dapur umum.
Kata dia, Beberapa wilayah di Sumut dan Sumbar masih tidak bisa dijangkau jalur darat karena jembatan rusak.
“Masih ada beberapa kabupaten kota di sana yang sangat-sangat terisolir. Jembatannya putus, aksesnya tidak bisa dijangkau kecuali menggunakan heli,” kata Rudy.
Ia juga menyebut bahwa kebutuhan dasar warga masih sangat kurang.
Relawan dari Kaltim disebut sudah mulai bergerak lebih dulu sejak pekan lalu.
Beberapa tim medis dan BPBD akan menyusul membawa kebutuhan tambahan.
“Mereka hari ini memang keterbatasan mulai dari pasokan bahan bakar sampai bahan makanan termasuk di dalamnya pampers, susu untuk anak-anak bayi yang ada di sana masih sangat memprihatinkan. Kita akan segera mengirim ke sana BPBD,” ucap Rudy Mas’ud.
Penegasan BPBD Kaltim Soal Acuan Kajian Risiko Bencana
Sementara itu, analis Kebijakan Ahli Muda BPBD Kaltim, Sugeng Priyanto, menegaskan bahwa seluruh langkah penanganan bencana harus berpedoman pada Kajian Risiko Bencana (KRB) yang telah disusun sesuai karakteristik tiap daerah.
Prinsip itu juga berlaku dalam pengiriman bantuan ke wilayah Sumatera yang terdampak bencana.
Saat ini, BPBD Kaltim masih memfinalisasi pembagian tugas untuk tim yang akan diterjunkan dalam proses pemulihan.
Sugeng mengingatkan bahwa hanya SDM terlatih dan bersertifikat kebencanaan yang diizinkan berangkat.
“Tiapp masing-masing dari kami harus berbekal pelatihan-pelatihan rescue kebencanaan. Bersertifikat. Jadi tidak bisa sembarangan asal berangkat menolong. Harus ada keilmuannya,” jelas Sugeng saat dikonfirmasi terpisah.
Ia menambahkan, kesiapsiagaan bencana bukan sekadar memastikan ketersediaan peralatan, tetapi juga menyangkut cara koordinasi, keakuratan informasi, dan kecepatan merespons kondisi lapangan.
Karena itu, BPBD Kaltim terus melakukan komunikasi dengan berbagai OPD, termasuk Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial, untuk merapikan pembagian tugas antara tenaga medis dan relawan sosial.
“Belum final, masih kita perhitungkan semua susunannya. Yang pasti kita masih kontak-kontakan dengan Dinas Kesehatan dan Sosial. Masih akan berlanjut rapat persiapannya sebelum berangkat,” ujarnya.
Bantuan Kaltim untuk Sumatera Diberangkatkan Secepatnya
Meski masih dalam tahap penyusunan, Sugeng memastikan bahwa bantuan dari Kaltim untuk Sumatera akan diberangkatkan secepat mungkin dan ditargetkan tiba di lokasi bencana dalam pekan ini.
Tag



