Advertorial

Diskominfo Kaltim

Antisipasi Kekeringan, Kaltim Sediakan 506 Ton Beras untuk Masyarakat

Cadangan Pangan Siap Disalurkan ke Daerah Rawan Krisis

Kamis, 7 Agustus 2025 18:22

ILUSTRASI - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) menyiapkan cadangan pangan sebanyak 506 ton beras sebagai langkah antisipatif menghadapi krisis pangan akibat musim kemarau yang melanda sejumlah wilayah di provinsi ini/ HO

ARUSBAWAH.CO -  Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) menyiapkan cadangan pangan sebanyak 506 ton beras sebagai langkah antisipatif menghadapi krisis pangan akibat musim kemarau yang melanda sejumlah wilayah di provinsi ini.

Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Dinas Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura (DPTPH) Kaltim, Amaylia Dina Widyastuti, menjelaskan bahwa beberapa wilayah menjadi perhatian serius karena masuk kategori daerah rentan rawan pangan.

Wilayah tersebut antara lain Kabupaten Paser, Penajam Paser Utara (PPU), dan Kutai Barat (Kubar).

Cadangan pangan ini menjadi bagian dari langkah antisipatif pemerintah terhadap bencana, inflasi ekstrem, maupun gangguan sosial yang berdampak langsung pada akses pangan masyarakat. Jika suatu daerah mengalami krisis, kami bisa segera menyalurkan bantuan, tentunya atas permintaan resmi dari pemerintah kabupaten atau kota,” terang Amaylia.

Fokus Penanganan Krisis Pangan di Kabupaten Mahakam Ulu

Saat ini, Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) menjadi fokus utama Pemprov Kaltim dalam penanganan krisis pangan, menyusul bencana kekeringan yang menyebabkan gagal panen dan lonjakan harga kebutuhan pokok.

Sebagai respons cepat, Pemprov Kaltim melalui DPTPH telah menyalurkan 68,5 ton beras bantuan kepada masyarakat terdampak. Bantuan ini difokuskan ke dua kecamatan paling parah, yaitu Long Apari dan Long Pahangai, dengan alokasi 20 kilogram beras per kepala keluarga.

Indikator Kerawanan Pangan dan Sistem Pemantauan Publik

Tag

MORE