Arus Publik

Anggaran Pengadaan Alkes di RSUD Kanujoso Naik 4 Kali Lipat Dibandingkan Tahun Lalu, Dipakai untuk Pemenuhan Fasilitas Gedung Jantung

Anggaran Pengadaan Alkes RSUD Kanujoso Capai Rp193,43 Miliar

Kamis, 25 September 2025 21:21

PENGADAAN ALKES - Kolase Surat lampiran pagu indikatif perangkat daerah dalam Penyempurnaan P-RKPD 2025 dengan laporan pengadaan Alkes RSUD Kanujoso 2024/ IST

ARUSBAWAH.COAnggaran pengadaan alat kesehatan (Alkes) Rumah Sakit Daerah (RSUD) Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan dalam penyempurnaan rancangan akhir perubahan RKPD (P-RKPD) tahun 2025 mencapai Rp193,43 miliar.

Berdasarkan dokumen yang diperoleh Arusbawah.co, pengadaan Alkes ini masuk dalam program Gratispol Kesehatan, yang sebelumnya di anggaran murni 2025 diarahkan ke BPJS Kesehatan.

Namun, di perubahan anggaran, dana besar itu dipindahkan ke belanja langsung alat kesehatan.

Naik 4 Kali Lipat Dibandingkan Tahun Lalu

Kenaikan anggaran RSUD Kanujoso diperkirakan hampir empat kali lipat dibanding tahun 2024 yang hanya sebesar Rp43,07 miliar.

Pada 2024, pengadaan Alkes RSUD Kanujoso hanya senilai Rp43,07 miliar untuk 13 unit peralatan.

Rinciannya mencakup pengadaan SPECT-CT Rp30,1 miliar, mesin anestesi pediatrik Rp3,21 miliar, ventilator Rp1,66 miliar, inkubator bayi Rp1,28 miliar, monitor neonatus Rp1,09 miliar, hingga berbagai perangkat medis lain dengan nilai ratusan juta hingga miliaran rupiah.

Namun, tahun 2025 anggaran itu naik menjadi Rp193,43 miliar.

Dinkes Kaltim Akui Pengalihan Anggaran ke Gedung Jantung RSUD Kanujoso

Redaksi Arusbawah.co kemudian mengonfirmasi Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, Jaya Mualimin, pada Rabu (24/9/2025) lewat sambungan telepon.

Saat ditanya mengenai Kenaikan anggaran dari Rp43,07 miliar menjadi Rp193,43 miliar, Jaya membenarkan adanya pengalihan anggaran untuk pengadaan Alkes di gedung jantung RSUD Kanujoso yang baru selesai dibangun.

“Oh, pembangunan gedung jantung itu sudah selesai kalau itu. Makanya anggarannya diarahkan ke sana,” kata Jaya.

Ketika ditegaskan apakah lonjakan Rp193 miliar itu memang termasuk untuk Alkes di gedung jantung, Jaya mengiyakan.

“Oh, iya. Tadinya kan uang segitu tuh kan dibagi dua tuh. Dengan RSUD AWS. Cuman karena RSUD AWS belum selesai gedungnya, maka diarahkan ke yang sudah selesai itu kan RSUD Kanujoso,” jelasnya.

Ia juga menyebut, dengan anggaran besar itu, fasilitas jantung di RSUD Kanujoso ditargetkan bisa langsung beroperasi penuh awal tahun 2026.

“Ya, nanti kalau sudah selesai kemudian sudah lengkap mudah-mudahan bulan Januari sudah bisa langsung operasional ya. Nanti ada peresmiannya nanti secara ini grand opening-nya,” ujarnya.

 

Kebutuhan Alkes RSUD Kanujoso Sebenarnya Capai Rp250 Miliar

Meski begitu, Jaya menekankan kebutuhan sebenarnya untuk melengkapi Alkes gedung jantung RSUD Kanujoso mencapai Rp250 miliar.

Karena itu jaya menjelaskan, pengadaan alat kesehatan dilakukan secara bertahap.

“Iya, sebenarnya kebutuhannya kan 250 miliar untuk Alkes saja. Bertahap tahun ini sama tahun depan. Kita anggarkan di dua rumah sakit, karena RSUD AWS ini gedungnya belum selesai. Jadi dia tidak menyerap anggaran untuk tahun perubahan ini, mungkin tahun depan, difokuskan di rumah sakit Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan yang gedungnya sudah selesai,” ungkapnya.

Gratispol Kesehatan Kaltim Berubah Arah dari BPJS ke Alkes RSUD

Di pemberitaan sebelumnya, Jaya menegaskan pengadaan Alkes ini merupakan salah satu bagian dari program Gratispol Kesehatan, yang digagas Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud dan Wakil Gubernur Seno Aji.

“Iya, yang ditandai itu,” tulis Jaya memperlihatkan dokumen P-RKPD 2025.

Menurutnya, arah kebijakan memang berbeda dari anggaran murni, di mana Gratispol sebelumnya dialirkan ke BPJS Kesehatan.

Rincian Alokasi Gratispol Kesehatan di P-RKPD 2025

Diketahui, dalam dokumen P-RKPD 2025, total alokasi Gratispol Kesehatan mencakup beberapa kegiatan besar, yaitu:

1. Pengadaan lahan RSUD Kubar-Mahulu, meliputi penyusunan dokumen, appraisal, dan operasional pengadaan dengan total Rp4,03 miliar.

2. Pengadaan Alkes RSUD AWS Samarinda senilai Rp3,56 miliar.

3. Pengadaan Alkes RSUD Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan sebesar Rp193,43 miliar.

4. Kegiatan aspirasi dewan dalam bentuk pokok-pokok pikiran (Pokir), dengan alokasi mencapai Rp56,61 miliar.

(wan)

 

Tag

MORE