Anggaran Digunakan untuk Operasional Rumah Jabatan
Ia menekankan, anggaran tersebut mencakup berbagai kebutuhan operasional, mulai dari mencuci karpet, gorden, bed cover, hingga taplak meja yang digunakan dalam kegiatan resmi.
Lebih jauh, Achi mengungkapkan bahwa anggaran itu digunakan untuk menunjang operasional enam gedung rumah jabatan milik Pemprov Kaltim.
Gedung-gedung tersebut saat ini menjadi pusat berbagai kegiatan, terutama sejak adanya kebijakan efisiensi penggunaan hotel.
“Sekarang banyak kegiatan dipusatkan di rumah jabatan. Mulai dari acara seremonial, kedinasan, sosial, keagamaan, sampai kegiatan organisasi masyarakat,” ujarnya.
Menurut dia, tingginya intensitas penggunaan gedung membuat kebutuhan perawatan, termasuk laundry, ikut meningkat.
Apalagi, kata Achi, pemerintah tidak memungut biaya dari masyarakat yang menggunakan fasilitas tersebut.
“Banyak tamu, banyak kegiatan, dan kita tidak memungut biaya operasional. Jadi kebutuhan laundry itu memang besar,” katanya.
Fasilitas Guest House hingga Musala Ikut Dibiayai
Achi juga merinci, fasilitas yang dikelola bukan hanya ruang pertemuan, tetapi juga penginapan dan tempat ibadah.
Di guest house dan rumah jabatan, terdapat sedikitnya 22 kamar yang rutin digunakan untuk tamu, termasuk tamu VIP seperti pejabat pusat.
“Pernah gubernur, menteri, dan tamu provinsi menginap di sana. Otomatis, setiap hari ada pergantian sprei, bed cover, dan itu semua masuk dalam kebutuhan laundry,” jelasnya.
Tag



