Andi Harun menegaskan bahwa peresmian bukan sekadar tentang bangunan baru, tetapi reformasi sistem yang mengatur siapa yang benar-benar berhak menggunakan kios.
“Kita ingin pasar dikelola jauh lebih modern. Yang kita siapkan sekarang adalah sistemnya, bukan cuma fisiknya,” ujarnya.
Digitalisasi Jadi Fondasi Baru Pengelolaan Pasar
Pemkot tengah merancang sistem digitalisasi untuk seluruh administrasi Pasar Pagi.
Hak penggunaan kios yang dulu dikelola secara manual kini akan dicatat dalam sistem digital yang transparan. Setiap transaksi, mutasi, atau perubahan status akan terekam dan dapat diawasi publik.
Andi Harun menyebut minimnya transparansi selama ini menjadi akar tumbuhnya praktik jual-beli kios ilegal.
“Dengan sistem digital, percaloan kita hentikan. Aset pemerintah juga bisa kita lindungi, sementara pedagang mendapat kepastian,” kata Andi Harun.




