Salah satu orator aksi, Rijal, menambahkan bahwa pihaknya mencurigai adanya kolaborasi antara pejabat di lingkungan Pemprov Kaltim dengan terpidana kasus pajak Rafel Alun.
“Ini bahaya. Jika benar ada kerjasama pejabat tinggi Kaltim dengan terpidana kasus pajak, maka harus diusut tuntas,” tegas Rijal.
Hingga siang hari, aksi unjuk rasa mahasiswa masih berlangsung di depan Kantor Gubernur Kalimantan Timur.
Massa tetap menyuarakan aspirasi agar pemerintah lebih transparan, bersih, dan bertanggung jawab terhadap amanah publik. Sementara itu, dari pihak Pemprov Kaltim belum ada pihak dari gubernuran yang menaggapi aksi massa dalam melakukan demo tersebut. (pra)
Baca juga:
Tag




