“Kami masih menunggu data 16 persen di mana saja sehingga DPRD mampu menjawab aspirasi masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, data yang rinci akan menjadi dasar dalam menentukan langkah prioritas pembangunan. Tanpa peta yang jelas, kebijakan berisiko tidak tepat sasaran.
Ronal juga mengingatkan bahwa persoalan air bersih tidak berhenti pada perluasan jaringan.
Di lapangan, masih banyak keluhan warga terkait distribusi air yang tidak lancar, meskipun jaringan sudah tersedia.
“Masih ada aliran yang tidak stabil, ini juga harus jadi perhatian,” katanya.
Gangguan Pasokan Masih Terjadi
Sejumlah wilayah di Samarinda masih mengalami gangguan distribusi air secara berkala.
Salah satunya di kawasan Jalan Teuku Umar, yang hingga kini masih menghadapi persoalan kelancaran pasokan.
Tag



