Opsi yang dipertimbangkan adalah kanopi adaptif atau sistem penahan air yang bisa dibuka dan ditutup sesuai kondisi cuaca.
“Bukan ditutup total. Kami cari desain yang tetap menjaga sirkulasi udara, tapi mampu menahan tempias,” jelas Nurrahmani.
Baca juga:
Kajian Teknis dan Langkah Berikutnya
Dinas Perdagangan Samarinda masih menunggu rekomendasi dari Dinas PUPR, termasuk contoh material dan desain pelindung.
Setiap opsi akan dibahas bersama pimpinan daerah sebelum diambil keputusan final.
Perbaikan ditargetkan menyasar seluruh sisi gedung yang rawan tempias, baik sisi kanan maupun kiri, agar aktivitas pedagang tidak terganggu ke depan.
Tag



