Fasilitas Jadi Daya Tarik, Siswa Betah di Sekolah
Meski menghadapi berbagai keterbatasan, para siswa justru menunjukkan antusiasme tinggi.
Tidak ada yang menolak kembali ke sekolah. Sebaliknya, mereka ingin segera dijemput karena merasa nyaman dengan fasilitas yang tersedia.
Mulai dari asrama, perlengkapan sekolah, hingga akses laptop menjadi faktor utama yang membuat mereka betah.
“Tidak ada yang menolak. Mereka ingin cepat dijemput karena merasa nyaman di sekolah,” kata Rasyidi.
PR Besar: Akses dan Pemanfaatan
Program ini menunjukkan langkah awal yang positif dalam pemerataan akses pendidikan.
Namun, tantangan utamanya kini bergeser—bukan lagi soal ada atau tidaknya bantuan, melainkan bagaimana fasilitas tersebut bisa dimanfaatkan secara maksimal.
Selama akses masih terbatas di ruang kelas dan kapasitas sekolah belum bertambah, program ini masih menyisakan pekerjaan rumah yang nyata di lapangan. (isa)
- Anggaran Pendidikan “Diserobot” untuk MBG, CALS Masuk sebagai Pihak Terkait di MK
- DPRD Samarinda Tinjau Taman Balai Kota, Tegaskan Jangan Jadi Area Eksklusif
- Dari Gratispol - Jembatan Nibung ke Isu Dinasti - Mobil Dinas Rp 8,5 Miliar: Deretan Kejadian di Tahun Pertama Rudy Mas’ud
- Pokja 30: Marwah Tak Ditentukan Mewahnya Mobil Dinas, Buka Showroom Saja
Tag




