ARUSBAWAH.CO - Pemerataan kualitas pendidikan dinilai menjadi solusi utama mengatasi persoalan SPMB di Kalimantan Timur.
Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Damayanti, menyebut bahwa persoalan rebutan masuk sekolah unggulan tak akan terjadi apabila kualitas sekolah sudah merata, menjelang dimulainya SPMB pada 16 Juni.
Damayanti menilai bahwa akar persoalan dalam SPMB bukan hanya terletak pada sistem zonasi, tetapi pada belum meratanya mutu pendidikan di setiap sekolah, terutama jenjang SMA.
Ia berpendapat, apabila semua sekolah memiliki standar yang setara, masyarakat tidak akan lagi berorientasi pada sekolah favorit.
“Kalau kualitas sekolah merata di tiap kabupaten, saya yakin persoalan SPMB ini tidak akan muncul lagi. Itu harapan saya,” ucapnya.
Ini adalah pengalaman pertama Damayanti menghadapi pelaksanaan SPMB sejak dirinya menjabat sebagai legislator baru.
Tag



