Arus Publik

44 Tahun KPC Menggali Kaltim: JATAM Ungkap Jejak Kerusakan Ekologis dari Tambang Batu Bara

Jumat, 29 Mei 2026 14:41

HARI ANTI TAMBANG - Sorotan juga diarahkan pada perpanjangan izin operasi KPC yang disebut berlanjut hingga 2031, meski izin sebelumnya telah berakhir pada 2021/ HO to Arusbawah.co

Dampak ke Warga Dayak Basap

Mustari juga menyinggung kondisi masyarakat Dayak Basap yang menurutnya kehilangan ruang hidup akibat ekspansi tambang.

Hutan berburu, sungai sebagai sumber air, hingga lahan berladang disebut hilang dan tidak lagi dapat diakses seperti sebelumnya.

“Ratusan tahun mereka menjaga ruang hidupnya, tapi dalam waktu singkat seluruh sejarah kolektif itu dihancurkan oleh ekspansi tambang,” katanya.

 

Perpanjangan Izin KPC Dinilai Abaikan Kerusakan

Sorotan juga diarahkan pada perpanjangan izin operasi KPC yang disebut berlanjut hingga 2031, meski izin sebelumnya telah berakhir pada 2021.

Mustari menilai perpanjangan tersebut dilakukan tanpa audit lingkungan menyeluruh terhadap kerusakan yang telah terjadi selama puluhan tahun.

“Perpanjangan izin berarti memperpanjang daya rusak yang belum dipulihkan,” tegasnya.

Ia menyebut masih banyak lubang tambang yang belum direklamasi, hilangnya sumber air warga, hingga kerusakan ruang hidup yang tidak dapat dipulihkan.

Tag

MORE