Seruan SPK untuk Kampus dan Pekerja Akademik
SPK menyatakan beberapa sikap tegas:
- Menyadarkan Forum Rektor Indonesia dan Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia agar berperan menyelamatkan akal sehat dan kritis terhadap kebijakan, bukan menjadi stempel kekuasaan.
- Menolak kampus dikooptasi kekuasaan. Kampus tidak boleh menjadi alat legitimasi dan pencuci dosa keputusan yang anti-rakyat.
- Menjadi kontrol kekuasaan, bukan penguat legitimasi. Kampus harus menjaga jarak dan bersikap kritis terhadap pemerintah.
- Mengajak pekerja kampus dan mahasiswa untuk menolak normalisasi menjilat kekuasaan dan mewaspadai penjinakan terstruktur yang membodohi akal sehat.
“Ini adalah panggilan bagi seluruh sivitas akademika untuk bersuara. Kampus harus kembali ke fungsinya sebagai penjaga pengetahuan dan akal sehat masyarakat,” tutup Dia Al Uyun. (pra)
Baca juga:
Tag




