ARUSBAWAH.CO - Kalimantan Timur dikenal sebagai salah satu daerah penghasil batu bara terbesar di Indonesia.
Berbagai perusahaan tambang berskala nasional maupun internasional mengelola wilayah konsesi yang tersebar di sejumlah kabupaten, dengan kapasitas produksi mencapai puluhan juta ton setiap tahun.
Keberadaan industri pertambangan tersebut menjadikan Kalimantan Timur sebagai salah satu penopang utama sektor energi nasional sekaligus pemasok batu bara ke pasar ekspor.
Di antara banyaknya perusahaan yang beroperasi, terdapat tiga tambang batu bara yang dikenal memiliki kapasitas produksi dan skala operasional terbesar, yakni PT Kaltim Prima Coal (KPC), Tambang Tabang milik PT Bayan Resources Tbk, dan PT Berau Coal.
- Dari Sangatta hingga Berau, Ini Deretan Perusahaan Tambang Batu Bara yang Beroperasi di Kalimantan Timur
- 664 Perusahaan Tambang Lolos RKAB Per Juni 2026, Siapa Saja Pemegang Izin yang Sudah Bisa Produksi?
- Produksi Batu Bara RI Pernah Tembus 830 Juta Ton, 664 RKAB Tambang Disetujui Juni 2026, Produksi Nasional Dipangkas Jadi 733 Juta Ton Tahun Ini?
1. PT Kaltim Prima Coal (KPC)
PT Kaltim Prima Coal atau KPC menjadi salah satu perusahaan tambang batu bara terbesar di Indonesia sekaligus salah satu kompleks tambang terbuka (open-pit) terbesar di dunia.
Perusahaan ini beroperasi di wilayah Sangatta dan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur, dengan luas konsesi sekitar 84.938 hektare.
Berdasarkan laporan kinerja induk usahanya, PT Bumi Resources Tbk, realisasi produksi tahunan KPC berada pada kisaran 40 hingga 55 juta ton per tahun.
Angka tersebut menjadikan KPC sebagai kontributor terbesar terhadap produksi grup BUMI yang mencapai sekitar 75 hingga 80 juta ton per tahun.




