Arus Publik

Gratispol

24 Ribu ke 158 Ribu Penerima, Ambisi Gratispol Rudy Mas’ud Disebut Jawaban Atas Ketimpangan Akses Kuliah di Kaltim

Rabu, 25 Februari 2026 21:47

Wawancara Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud/Arusbawah.co

Program ekstensi atau kelas karyawan juga kelas malam tidak termasuk.

“Khusus untuk yang reguler. Yang extension atau eksekutif tidak mendapatkan itu,” katanya.

Persyaratan lain yang cukup ketat adalah soal domisili. 

Penerima harus memiliki KTP Kaltim dan tinggal minimal tiga tahun di Kaltim. 

Mereka yang sempat pindah keluar daerah lalu kembali tidak otomatis memenuhi ketentuan dan otomatis akan terbaca di sistem.

“Jadi hanya untuk anak-anak Kalimantan Timur. Jangkauannya dari mana? 10 kabupaten kota di seluruh Kalimantan Timur,” ujar Rudy.

Dana Disalurkan Lewat Kampus

Rudy menjelaskan mekanisme penyaluran anggaran dilakukan langsung ke perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta, yang jumlahnya mencapai 52 kampus. 

Pihak kampus kemudian melakukan verifikasi kelayakan penerima.

“52 universitas baik negeri maupun swasta semuanya dibayar langsung kepada kampusnya. Kampus itulah yang memberikan verifikasi. Kalau orang itu tidak memenuhi persyaratan, mohon maaf,” katanya.

Soal Tudingan Pemutusan Beasiswa

Ia juga menepis anggapan bahwa pemerintah provinsi pernah menghentikan beasiswa secara sepihak. 

Menurutnya, jika ada mahasiswa yang tidak lagi menerima bantuan, itu karena kesalahan kampus.

“Kalau tadi adik-adik bilang ada yang diputuskan secara sepihak dan sebagainya, kami tidak pernah memutuskan secara sepihak. Yang memutuskan secara sepihak itu adalah pihak kampus,” ujar Rudy dihadapan mahasiswa demonstran.

Ia menyebut banyak kasus terjadi karena penerima tidak lagi memenuhi ketentuan, misalnya terkait usia atau kelengkapan administrasi.

Tidak Semua UKT Ditanggung Penuh

Tag

MORE