Arus Publik

16 Jabatan Eselon II Masih Dijabat Plt Meski 9 Pejabat Baru Dilantik

PELANTIKAN - 9 Pejabat eselon II di lingkungan Pemprov Kaltim dilantik oleh Gubernur Rudy Mas’ud di Gedung Odah Etam, Senin (29/6/2026)/Arusbawah.co

ARUSBAWAH.COPelantikan sembilan pejabat pimpinan tinggi pratama belum mengakhiri persoalan kekosongan jabatan di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).

Hingga Senin, 29 Juni 2026, sedikitnya 16 jabatan eselon II masih diisi pelaksana tugas (Plt).

Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud menargetkan seluruh jabatan itu terisi pejabat definitif pada Juli setelah proses sinkronisasi dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Pelantikan itu digelar berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Kalimantan Timur Nomor 800.1.3.3/2960/BKD/III tentang Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kaltim.

Meski 9 posisi kini telah memiliki pejabat definitif, pekerjaan rumah Pemprov Kaltim belum selesai.

Sebab, belasan organisasi perangkat daerah (OPD) yang menangani sektor-sektor strategis masih dipimpin Pelaksana Tugas (Plt).

Kondisi itu dinilai membuat proses penataan birokrasi belum sepenuhnya tuntas.

Ini Daftar 9 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang Baru Dilantik Rudy Mas'ud

Sembilan pejabat yang dilantik terdiri atas:

1. Puguh Harjanto sebagai Staf Ahli Bidang III.
2. Aji Muhammad Fitra Firnanda sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah.
3. Muhammad Faisal sebagai Kepala Dinas Pariwisata.
4. Ririn Sari Dewi sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika.
5. Arief Murdiyanto sebagai Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan.
6. Siti Sugiyanti sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan dan Pemerintahan Desa.
7. Syarifah Alawiyah sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
8. Ahmad Jais sebagai Direktur RSUD Kanujoso Djatiwibowo.
9. Masniati sebagai Wakil Direktur Penunjang RSUD Kanujoso Djatiwibowo.

Kepada awak media, Rudy Mas’ud mengatakan pengisian jabatan dilakukan melalui mekanisme merit dan manajemen talenta.

Kata Rudy Mas’ud, proses itu menjadi dasar dalam menentukan pejabat yang mengisi posisi kosong di lingkungan Pemprov Kaltim.

"Hari ini kita melaksanakan kegiatan pelantikan sembilan kepala dinas. Untuk kepala dinas sendiri karena sistemnya adalah merit manajemen talenta," kata Rudy Mas’ud saat diwawacarai.

Rudy Mas’ud menyebut perombakan birokrasi belum berhenti.

Dalam waktu dekat, kata dia, Pemprov Kaltim kembali menjadwalkan pelantikan pejabat eselon II, III, dan IV.

"Mungkin bulan depan kita juga masih melaksanakan kegiatan pelantikan lagi beberapa eselon II, eselon III, dan eselon IV," ujarnya.

Saat ditanya wartawan mengenai masih banyaknya jabatan yang dipimpin Plt, Rudy Mas’ud menyebut proses pengisiannya tinggal menunggu penyelarasan dengan BKN.

"Iya, bulan depan. Kita harus sinkronisasi dengan BKN. Target Juli semuanya sudah," katanya.

 

Rudy Mas'ud Sebut Pengisian Jabatan Dilakukan Lewat Merit dan Manajemen Talenta

Rudy Mas’ud menjelaskan, pejabat yang dilantik kali ini sebagian besar berasal dari jabatan kepala biro yang kemudian mengisi kursi kepala OPD yang sebelumnya kosong.

Sementara, ia sebut, kebutuhan jabatan yang belum terpenuhi akan diisi melalui manajemen talenta lanjutan.

"Yang kepala biro-biro, yang posisi kosong di kepala dinas itu kita isikan mereka di situ. Sisanya nanti manajemen talenta dari Pemprov Kaltim. Kalau masih ada yang belum terpenuhi, kita bisa melakukan talent scouting dari kabupaten, kota maupun dari provinsi lain," ujarnya.

Rudy Mas’ud juga memberi target khusus kepada para pejabat baru.

Menurut Rudy Mas’ud, tidak ada lagi waktu untuk beradaptasi karena pemerintah daerah harus segera mengejar berbagai target pembangunan pada semester kedua tahun ini.

"Pejabat yang baru ini tidak untuk beradaptasi lagi, tapi harus berakselerasi. Yang lama melakukan transfer knowledge supaya kita bisa mengejar target-target kita. Juli dan Agustus ini menjadi bulan yang sangat penting," ucapnya.

Rudy Mas’ud menilai rotasi pejabat tidak akan mengganggu jalannya pemerintahan.

Justru sebaliknya, pejabat yang berpindah jabatan tetap bisa membantu proses transisi agar program di OPD yang ditinggalkan tidak terhambat.

"Yang diisi sekarang itu posisi yang sebelumnya kosong. Misalnya Pak Nanda masuk menjadi Asisten I. Nanti beliau tetap membantu memberikan knowledge kepada Plt yang mengisi posisi sebelumnya," katanya.

Daftar 16 Jabatan Eselon II Pemprov Kaltim yang Masih Diisi Plt

Meski pelantikan sudah dilakukan, data yang dihimpun redaksi Arusbawah.co menunjukkan masih ada 16 jabatan eselon II yang belum memiliki pejabat definitif.

Berikut daftar 16 jabatan eselon II di lingkup Pemprov Kaltim yang hingga kini masih diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt):

1. PLT Asisten III (Administrasi Umum) Sekretariat Daerah.
2. PLT Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
3. PLT Kepala Dinas Perkebunan.
4. PLT Kepala Badan Kepegawaian Daerah.
5. PLT Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).
6. PLT Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga.
7. PLT Kepala Dinas Kehutanan.
8. PLT Kepala Biro Barang dan Jasa.
9. PLT Kepala Biro Umum.
10. PLT Kepala Kesbangpol Kaltim.
11. PLT Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (Sekwan DPRD).
12. PLT Direktur RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda.
13. PLT Biro Administrasi Pimpinan (ADPIM).
14. PLT PUPR.
15. PLT Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah (POD).
16. PLT Biro Organisasi.

(wan)

 

Tag

MORE