ARUSBAWAH.CO - Di balik dapur besar bernama Sentra Pangan dan Pemberdayaan Gizi (SPPG) pada program Makan Bergizi Gratis (MBG), ada perputaran uang yang nilainya tak main-main.
Satu dapur SPPG saja bisa menghabiskan biaya hingga Rp1 miliar per bulan demi menyediakan ribuan porsi makanan bergizi untuk anak sekolah.
Bayangkan saja, harga satu porsi makanan ditetapkan Rp15 ribu, ditambah Rp2 ribu untuk sewa peralatan dapur yang disediakan oleh mitra pelaksana.
Artinya, setiap hari, satu SPPG bisa menangani lebih dari 2 ribu porsi untuk berbagai sekolah di sekitarnya.
2.330 Porsi per Hari, Setara Rp1 Miliar per Bulan
Contohnya di Kecamatan Samarinda Ulu, satu SPPG melayani empat sekolah sekaligus: SDN 18, SDN 20, SMPN 5, dan SMPN 7 — dengan total 2.330 porsi setiap hari.
Jika dihitung, total biayanya mencapai Rp34,95 juta per hari atau sekitar Rp244 juta per minggu (estimasi satu porsi makanan Rp 15 ribu).
Dalam sebulan, angka itu tembus Rp1 miliar hanya untuk satu dapur saja. Jumlah yang luar biasa besar, apalagi jika dikalikan dengan total SPPG aktif di Kalimantan Timur.
Kepala Satgas MBG Kota Samarinda Suwarso menyebutkan bahwa dana tersebut memang murni untuk kebutuhan pangan dan operasional dapur.
“Pemerintah hanya menanggung biaya sewanya,” ujarnya.
Tag



