ARUSBAWAH.CO - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kalimantan Timur tengah melakukan konsolidasi internal melalui pembentukan “tim lima” untuk menyusun kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) kabupaten/kota.
Tim tersebut bertugas menggodok komposisi 10 Ketua DPC se-Kalimantan Timur yang saat ini masih dalam tahap pembahasan.
Wakil Ketua DPW PKB Kaltim, Yenni Eviliana, menjelaskan pembentukan tim lima masih berproses dan sejumlah nama telah diusulkan untuk kemudian dibahas lebih lanjut di tingkat wilayah.
“Kalau kami ini ada tim lima. Lagi dibentuk untuk 10 Ketua DPC kabupaten kota se-Kaltim, lagi on progress. Ini kan usulan-usulan sudah kami masukkan ke DPW,” ujar Yenni saat diwawancarai pada Jumat (27/3/2026).
Ia menjelaskan tim tersebut dibentuk untuk memetakan kepengurusan DPC sekaligus melihat kemungkinan adanya pergantian di beberapa daerah.
"Nanti ada pergantian atau tidak, lagi on progress," jelasnya.
Selain membahas struktur partai, PKB Kaltim juga mulai memetakan target perolehan posisi eksekutif di daerah.
Saat ini, dua kader PKB tercatat menduduki jabatan di eksekutif Kallimantan Timur, yakni Fahmi Fadli sebagai Bupati Paser dan Suhuk sebagai Wakil Bupati Mahakam Ulu.
Capaian tersebut menjadi modal bagi partai untuk meningkatkan jumlah kepala maupun wakil kepala daerah pada periode berikutnya.
Ia menilai target realistis berada di kisaran tiga hingga empat posisi eksekutif di kabupaten/kota.
“Kalau lima kayaknya terlalu jumawa. Tapi kalau tiga sampai empat mungkin ada posisi wakil. Tapi kalau untuk yang nomor satunya dua sampai empat itu sudah luar biasa,” kata Yenni yang juga Wakil Ketua III DPRD Kaltim ini.
Yenni menegaskan bahwa kepemimpinan partai mendorong kader untuk berani memasang target tinggi. Menurutnya, mimpi politik bukan sesuatu yang keliru selama diiringi dengan kerja nyata dan upaya yang konsisten.
Tag



