ARUSBAWAH.CO - Wall moulding sering dipakai untuk membuat ruangan terlihat lebih mewah, rapi, dan estetik.
Biasanya dipasang di ruang tamu, kamar tidur, ruang keluarga, atau area tangga sebagai aksen dekoratif.
Namun, jika wall moulding menggunakan material kayu atau kayu olahan dan dipasang di dinding yang lembap, area ini bisa menjadi titik rawan rayap.
Rayap menyukai tempat yang gelap, lembap, dan jarang terganggu.
Bagian belakang wall moulding yang menempel ke dinding bisa menjadi jalur tersembunyi, apalagi jika ada celah kecil, rembesan air, atau sirkulasi udara yang buruk.
Kenapa Wall Moulding Bisa Rawan Rayap?
Wall moulding biasanya menempel langsung ke permukaan dinding.
Jika dinding tersebut rembes, cat menggelembung, atau sering terasa lembap, kelembapan bisa terjebak di balik material dekoratif.
Kondisi ini bisa dimanfaatkan rayap untuk bergerak tanpa terlihat.
Dari celah bawah dinding atau lantai, rayap dapat masuk ke bagian belakang moulding lalu menyebar ke kusen, furniture, lemari, atau panel kayu lain di sekitarnya.
Tanda Rayap pada Wall Moulding
Beberapa tanda awal yang perlu diperhatikan adalah munculnya serbuk halus di bawah moulding, bagian dekorasi mulai menggelembung, permukaan mudah terkelupas, atau material terdengar kopong saat diketuk.
Tag



