Menurutnya, kehadiran TVRI sebagai media penyiaran publik memiliki peran penting, khususnya bagi wilayah-wilayah yang belum sepenuhnya terjangkau siaran televisi swasta.
“Ini menjadi kebanggaan bagi kami warga Kaltim. Masih banyak wilayah yang belum terjangkau siaran televisi lain, namun tetap bisa menikmati tayangan TVRI. Hak siar Piala Dunia 2026 menjadi angin segar dan hiburan bagi masyarakat,” ujar Seno Aji.
TVRI Dinilai Dekat dengan Warga Kaltim
Lebih lanjut, Orang nomor dua di Kaltim itu ingin memastikan bahwa informasi mengenai hak siar Piala Dunia 2026 dapat tersampaikan dengan jelas kepada masyarakat Kaltim.
Ia menilai TVRI masih menjadi media yang dekat dengan warga, terutama di daerah-daerah yang memiliki keterbatasan akses terhadap siaran televisi lainnya.
Ajakan tersebut sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap TVRI Kaltim sebagai lembaga penyiaran publik yang selama ini konsisten menghadirkan berbagai tayangan, mulai dari informasi daerah hingga hiburan dan olahraga berskala internasional.




