Ia menilai kebutuhan gizi penderita TBC lebih tinggi sehingga komposisi makanan yang diberikan harus disesuaikan.
Menurut Puji, menu yang disediakan perlu mengandung nutrisi lebih lengkap, termasuk porsi protein yang lebih banyak untuk menunjang proses penyembuhan.
Dengan kebutuhan yang berbeda tersebut, anggaran yang dialokasikan bagi penerima manfaat dari kelompok penderita TBC juga semestinya mendapat penyesuaian.
"Jadi bukan hanya yang seperti kita lihat Rp15.000, itu mungkin dibesarin," jelasnya.
Menurutnya, alokasi biaya bagi penderita TBC sebaiknya disesuaikan karena kebutuhan nutrisi mereka berbeda dengan penerima MBG pada umumnya. (adv/naa)
Tag



