Di kawasan Polder Air Hitam, satu unit insinerator telah terpasang dan berada pada tahap akhir penyelesaian. Lokasi ini diproyeksikan menjadi titik awal pelaksanaan uji coba operasional.
Di Jalan Nusyirwan Ismail, Loa Bakung, dua unit insinerator dibangun dalam satu kawasan dengan capaian pembangunan mendekati 85 persen.
Progres serupa juga terlihat di Jalan Wangi dengan capaian sekitar 70 persen, serta di kawasan Lempake dan Bukit Pinang yang pengerjaannya berlangsung relatif seimbang.
Menurut Suwarso, pengerjaan dilakukan secara paralel di seluruh titik agar tidak terjadi ketimpangan waktu penyelesaian antar lokasi.
“Kami menghindari satu titik tertinggal terlalu jauh. Tim teknis bekerja bersamaan supaya seluruh unit bisa masuk tahap pengujian dalam waktu yang relatif sama,” jelasnya.
Satu-satunya penyesuaian signifikan terjadi di Kecamatan Loa Janan Ilir. Lokasi awal pemasangan dinilai kurang ideal dari sisi keselamatan dan kelancaran operasional.
Kontur lahan yang terlalu tinggi berpotensi menyulitkan akses kendaraan pengangkut sampah terpilah, sehingga diputuskan untuk memindahkan titik pemasangan.
“Daripada memaksakan lokasi yang berisiko, kami memilih melakukan penataan ulang. Lahan dimatangkan kembali agar alur keluar-masuk armada tidak menimbulkan persoalan ke depan,” kata Suwarso.
Tag



