ARUSBAWAH.CO - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) mengklaim realisasi program Gratispol Pendidikan terus berjalan.
Hingga Mei 2026, total anggaran yang telah dikucurkan mencapai Rp421 miliar untuk 88.493 mahasiswa penerima bantuan pendidikan, baik mahasiswa dalam daerah maupun luar daerah.
Data itu disampaikan Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi Kaltim, Dasmiah, saat ditemui redaksi Arusbawah.co di ruang kerjanya pada, Senin (11/5/2026).
Kata Dasmiah, angka penerima bantuan Gratispol Pendidikan saat ini merupakan gabungan realisasi tahun 2025 dan 2026.
Dari total itu, sebanyak 24.890 mahasiswa sudah menerima bantuan pada 2025 dengan total anggaran Rp133 miliar.
Sementara untuk tahun 2026, jumlah mahasiswa yang bantuannya telah cair mencapai 63.603 orang dengan total anggaran Rp288 miliar.
“Kalau ditotal keseluruhan tahun 2025 dan 2026, sudah 88.493 mahasiswa penerima Gratispol dengan total anggaran Rp421 miliar yang sudah dikucurkan,” ujarnya.
Meski begitu, angka tersebut masih jauh dari target besar Pemprov Kaltim tahun 2026.
Pemprov menargetkan sebanyak 124.045 mahasiswa bisa menerima bantuan Gratispol Pendidikan 2026 dengan total anggaran yang disiapkan mencapai Rp1,3 triliun.
Besarnya anggaran itu sekaligus menunjukkan ambisi Pemprov memperluas akses pendidikan tinggi di Kaltim.
Namun di lapangan, persoalan administrasi dan validasi data mahasiswa masih menjadi pekerjaan rumah yang belum selesai.
Pemprov Kaltim Tutup Pendaftaran Gratispol 30 Juni 2026
Mahasiswa Diminta Segera Lengkapi Data
Dasmiah mengingatkan mahasiswa dalam daerah agar segera mengisi dan melengkapi data pada link Gratispol Pendidikan sebelum batas akhir 30 Juni 2026.
Pemprov memastikan setelah tanggal itu tidak ada lagi pembukaan pendaftaran maupun perbaikan data.
Tag



