Arus Publik

Dugaan Suap IUP Kaltim

UPDATE Dugaan Suap IUP Kaltim - Penjelasan Eks Kasi ESDM soal Kiriman Dana Rp 150 Juta dari Iwan Chandra

Selasa, 16 September 2025 11:48

KANTOR - Kantor Dinas ESDM Kaltim di Samarinda/ Foto: IST (kolase Arusbawah.co)

ARUSBAWAH.CO - Eks Kepala Seksi Dinas ESDM Kaltim, Markus Taruk Allo memberikan penjelasan soal adanya kiriman dana dari Iwan Chandra yang saat ini kasus dugaan suapnya sedang diranah penyidikan KPK. 

Diketahui, dalam kasus suap IUP Kaltim, KPK sudah menahan dua orang, yakni Rudy Ong Chandra (swasta) dan Dayang Donna (putri Gubernur AFI). 

Dalam keterangan pers KPK, dijelaskan ada kaki tangan Rudy Ong Chandra yakni Iwan Chandra yang mengirimkan dana kepada dua orang di Dinas ESDM Kaltim saat periode dugaan suap terjadi. 

Dua orang itu, adalah Eks Kadis ESDM Kaltim, Amrullah dan eks Kasi Markus Taruk Allo. 

Hal ini lah yang kemudian dia jelaskan. 

Markus Taruk Allo menyampaikan melalui sambungan telepon kepada redaksi bahwa kiriman uang dari Iwan Chandra itu adalah pinjaman. 

Ia lebih dahulu menjelaskan soal kronologi terjadinya pinjaman dari Iwan Chandra ke dirinya itu. 

"Saya dari tahun 2013 itu adalah usaha supplier kapur. Ambilnya di Gresik. Pada saat itu, awal 2015, karena permintaan semakin banyak, sementara perputaran uang tidak lancar, saya kesulitan keuangan," 

"Hari itu sudah batas waktu, kalau tidak ada pembayaran maka distop pengiriman barang," jelas Markus mengawali. 

Dari sana, Markus yang kebingungan kemudian curhat ke staf-stafnya di tempat ia bekerja (Dinas ESDM Kaltim). 

Namun, tak satupun yang memiliki dana sejumlah yang ia butuhkan, yakni Rp 150 juta. 

Tetapi kemudian, salah satu stafnya, menginfokan untuk mencoba meminjam pada Iwan Chandra, yang dikenal sering duduk-duduk di ESDM Kaltim

"Staf saya nyeletuk satu orang, bisa pinjam ke Pak Iwan kali Pak? Coba-coba," jelas Markus Taruk Allo. 

Sebelumnya, diklaim Markus Taruk Allo, dirinya tak kenal betul dengan Iwan Chandra. Namun, karena ada kebutuhan mendesak, ia pun kemudian berinisiatif komunikasi ke Iwan Chandra melalui sambungan telepon stafnya. 

"Ditelepon nyambung, dan Pak Iwan posisinya ada di bank di Jakarta. Akhirnya saya ngomong ke Pak Iwan. Pak, saya ada masalah sedikit ini. Bisa kah saya minta tolong?," ungkap Markus Taruk Allo. 

Permintaan tolong itu kemudian disetujui oleh Iwan Chandra, dan dana kemudian dikirim ke rekening anak dari Markus Taruk Allo. 

Tag

MORE