ARUSBAWAH.CO - Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di kawasan Bantuas, Samarinda, yang baru beroperasi sekitar sebulan terakhir, masih menyisakan berbagai persoalan.
Bangunan TPS belum rampung, atap belum sempurna, dan pola buang sampah warga belum tertib.
Akibatnya, tumpukan sampah kerap terlihat di luar area TPS dan menimbulkan potensi bau tak sedap.
Warga Nilai TPS Bermanfaat, Tapi Masih Jauh dari Ideal
Ari, warga RT 5 Bantuas sekaligus pengguna TPS, menilai keberadaan TPS sudah membantu, tetapi pelaksanaannya belum ideal.
“TPS-nya sebenarnya cukup saja. Cuma sayangnya warga belum tertib, masih banyak yang buang sampahnya di luar, bukan ke dalam,” kata Ari, Rabu (28/1/26).
Masalah bangunan juga menjadi penyebab baru. Ketiadaan atap memadai membuat sampah mudah terkena hujan. Ketika pengangkutan sampah terlambat, bau busuk pun lebih mudah muncul.
“Kalau tidak ada atap, kena hujan, petugas lambat ambil, otomatis lebih gampang bau busuk,” tambahnya.
Sebelumnya, Ari dan warga lain tidak memiliki titik buang sampah resmi.
Tag



