Secara teknis, kerusakan LCD ditandai dengan perubahan fisik pada visual layar, seperti munculnya garis warna-warni, layar yang bergetar, atau adanya bagian sentuh yang tidak merespon sama sekali.
Hawaii juga memberikan tip agar masyarakat tidak hanya terpaku pada penggunaan tempered glass.
Meski mampu melindungi dari benturan luar, tempered glass tidak bisa melindungi LCD dari kerusakan internal akibat suhu panas berlebih (overheat) saat bermain game sambil mengisi daya.
Melalui edukasi yang konsisten ini, Hawaii Part berharap warga Samarinda tidak hanya menjadi pengguna teknologi yang aktif, tetapi juga cerdas dalam merawat aset digital mereka.
Dengan perawatan yang benar, usia pakai ponsel dapat bertahan jauh lebih lama tanpa harus sering masuk ke meja servis. (son)
Tag




