Arus Publik

Terumbu Karang Kaltim 128 Ribu Hektare: Surga CTI yang Terancam Kapal Kandas dan Krisis Iklim

Rabu, 18 Februari 2026 10:13

KOLASE - Kolase terumbu karang dan potret Muchlis Effendi, dosen FPIK Unmul/ Kolase oleh Arusbawah.co

Luas kerusakan diperkirakan sekitar 200 meter persegi atau 0,012 hektare. Secara kasat mata kecil.

Namun jika dihitung dengan pendekatan valuasi ekonomi, nilainya tidak kecil.

Beberapa jurnal menyebut:

  • Kerugian Rp11 juta per meter persegi (2011).
  • Rp17 juta per meter persegi (2019).

Jika memakai referensi ilmiah tersebut, estimasi kerugian bisa mencapai sekitar Rp2,8 miliar.

Bekas cat merah ditemukan di lokasi.

Dugaan mengarah pada kapal tongkang batubara atau LCT pengangkut BBM.

Namun Muchlis menegaskan, akademisi tidak dalam posisi menunjuk pelaku.

“Kalau mau ditelusuri, setiap kapal pasti punya log data posisi dan koordinat. Secara teknologi, itu bisa dilacak,” katanya.

Fungsi Ekologi: Pangan dan Ekonomi

Terumbu karang adalah rumah bagi ikan.

  • Tempat bertelur.
  • Tempat ikan kecil berlindung dan tumbuh.
  • Area berburu ikan besar.

Dampaknya langsung terasa ke nelayan.

“Kalau karang rusak, ikan berkurang. Ujungnya ekonomi pesisir ikut terdampak,” jelas Muchlis.

Ancaman Global: Suhu Naik dan Laut Makin Asam

Kenaikan suhu global sejak era industrialisasi memicu pencairan es dan perubahan salinitas laut.

Selain itu, fenomena asidifikasi laut membuat pH turun dari sekitar 8,5 menjadi 8,3 dan terus menurun.

“Perubahan kecil itu sangat berpengaruh pada pembentukan kerangka karang,” katanya.

Derawan dan Spesies Endemik Dunia

Tag

MORE