ARUSBAWAH.CO - Pasar Pagi Samarinda yang baru saja selesai direvitalisasi kembali jadi sorotan setelah hujan deras disertai angin kencang, Sabtu (3/1/2026) lalu, menyebabkan air hujan masuk ke sejumlah kios di lantai atas.
Awalnya, laporan hanya menyebut lantai 6 terdampak, namun kenyataannya lantai 7 juga ikut terimbas.
Mashuda, pedagang Toko Aghist Jaya di lantai tujuh, menceritakan insiden itu terjadi saat dirinya membuka kios lebih awal, sementara pedagang lain belum banyak beraktivitas.
Menurut Mashuda, genangan air bukan berasal dari saluran bawah, melainkan tempias hujan yang terdorong angin masuk langsung ke bangunan.
“Saya buka duluan waktu itu. Pas hujan lebat dan anginnya kencang, air dari luar langsung masuk. Bukan satu pintu, tapi sampai tiga sampai empat pintu kios,” ujarnya saat ditemui tim redaksi di lantai 7 Pasar Pagi, Selasa (6/1/2026).
Kondisi makin parah karena kios tidak memiliki tirai atau penutup di bagian depan.
Meskipun rolling door segera ditutup, air sudah terlanjur masuk.
Tag



