Wagub menyadari bahwa tantangan pembangunan di wilayah ini tidaklah ringan, sehingga ia mengharapkan dukungan moral dari seluruh lapisan masyarakat.
"Doakan mudah-mudahan kita semua bisa menyelesaikan hal ini dengan sempurna," lanjutnya.
- Inovasi dari Marang Kayu: Pakan Ayam Berprotein Tinggi Berbasis Maggot Curi Perhatian Wagub Kaltim
- Diskusi Bersama Mahasiswa di Marang Kayu, Seno Aji Mau Evaluasi UKT Unmul dan Siapkan Hotline Gratispol
- Pemkot Samarinda Mau Tata Reklame, Disiapkan Kode QR untuk Tahu soal Izin dan Jangka Waktu Pemasangan
Rincian Progres dan Sinergi Pengerjaan
Berdasarkan data yang disampaikan Wagub di lapangan, pembangunan jalan sepanjang 136 kilometer ini dibagi ke dalam beberapa segmen prioritas dengan sumber pendanaan kolaboratif antara pemerintah provinsi dan pusat.
Seno Aji secara rinci menjelaskan pembagian beban kerja tersebut guna memastikan efisiensi pembangunan.
"Kita dari 0 sampai ke 136 KM itu jarak dari Tering menuju Ujoh Bilang. Alhamdulillah dari 0 KM sampai 41 KM itu sudah relatif baik dan sudah dilewati dengan baik," jelas Seno Aji memaparkan progres awal jalur tersebut
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa tantangan utama saat ini berada pada segmen tengah yang memerlukan dukungan anggaran dari pemerintah pusat.
"Kemudian dari KM 41 sampai KM 117 itu ditangani oleh APBN dan saat ini sedang dikerjakan. Nanti sisanya kurang lebih sekitar 13 Kilo yang memang harus kita antisipasi ke depannya," tambahnya.
Segmen yang ditangani APBN melalui koordinasi BBPJN dan Dinas PUPR PERA ini menjadi bukti nyata sinergi lintas pemerintahan.
Tag



