ARUSBAWAH.CO - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar telah mengeluarkan Surat Keputusan Nomor: Skep-146/DPP/Golkar/I/2026 tentang pengesahan komposisi dan personalia DPD Partai Golkar Provinsi Kalimantan Timur periode 2025–2030.
SK ini ditandatangani Bahlil Lahadalia sebagai Ketua Umum dan Sarmuji sebagai Sekretaris Jenderal pada tanggal 16 Januari 2026.
Rudy Mas’ud Terpilih Aklamasi
Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Kaltim XI yang digelar pada 19 Juli 2025 menghasilkan aklamasi memilih Rudy Mas’ud sebagai Ketua.
Dengan terpilihnya Rudy, ia memimpin Golkar Kaltim untuk periode kedua.
Periode 2025–2030 ini Musda berlangsung relatif harmonis, berbeda dengan periode sebelumnya yang selalu diwarnai persaingan ketat antar tokoh partai.
Faktor utama keberhasilan aklamasi adalah posisi Rudy sebagai Gubernur Kaltim, sehingga mendapatkan dukungan mayoritas kader.
Struktur Lengkap Pengurus Golkar Kaltim 2025–2030
- Ketua: Rudy Mas’ud
- Sekretaris: Muhammad Husni Fahruddin
- Bendahara: Khairuddin
Wakil Ketua Bidang
- Pemenangan Pemilu: Hasanuddin Mas’ud
- Penguatan Ideologi & Karya Kekaryaan: Sarkowi V. Zahri
- Kebijakan Politik, Pembangunan & Kesejahteraan: Sabir Nawir
- Organisasi & Keanggotaan: Muhammad Fathurazzi
- Kaderisasi: Arief Rahman Hakim
Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah
- Samarinda: Sapto Setyo Pramono
- Balikpapan: Abdulloh
- Penajam Paser Utara (PPU): Syahariah
- Paser: Fadly Imawan
- Kutai Kartanegara (Kukar): Salehuddin
- Kutai Barat (Kubar): Muhammad Udin
- Mahulu: Yohanes Avun
- Bontang: Sutarno Wijaya
- Kutai Timur (Kutim): Budianto Bulang
- Berau: Hadi Mustofa
Bidang Lainnya
- Eksekutif/Legislatif: Andi Syamsul Bakhri Tanri
- Hukum & HAM: Yusuf Mustofa
- Pemuda & Olahraga (Ketua AMPG): Sayid Muziburrahman
- Pemberdayaan Perempuan: Shemmy Permata Sari
Total terdapat 132 pengurus, mencakup tokoh politik, agama, profesional, mantan birokrat, hingga tokoh pemuda.
Tujuan dan Visi Kepengurusan
Menurut Sekretaris Golkar Kaltim, Muhammad Husni Fahruddin atau Ayub, kepengurusan ini dibentuk untuk menjamin kesinambungan dan stabilitas program kerja partai.
Seluruh pengurus dipilih berdasarkan PDLT (Prestasi, Dedikasi, Loyalitas, dan Tidak Tercela), mengakomodasi kombinasi senior-junior, kepentingan daerah, dan mengikuti AD/ART serta juklak partai.
“Golkar konsisten menerapkan landasan yuridis konstitusional dalam menjalankan roda organisasi. Musda pun menggunakan azas demokrasi, semua berhak memilih dan disuarakan,” jelas Husni.
Dalam waktu dekat, Golkar Kaltim akan mengadakan rapat pleno, memperkuat silaturahmi antar pengurus, konsolidasi, serta persiapan Musda di kabupaten/kota dan calon kepala daerah di seluruh Kaltim. (red)
- Suara Kritis soal Pilkada Lewat DPRD Menguat, Kader PDI Perjuangan Kaltim: Kedaulatan Rakyat tidak Bisa Ditawar
- Ikut Arahan Ketum Megawati, DPD PDI Perjuangan Kaltim Tegas Menolak Pilkada lewat DPRD
- Mission: Not Impossible Syafruddin PKB
- Ambisi PKS Kaltim Pasang Target Tinggi Menuju Pesta Demokrasi 2029




