Dengan pendekatan ini, pasangan muda diharapkan menjadi penggerak komunitas, dari pergeseran belanja impulsif hingga pengelolaan sampah yang berkelanjutan.
Anastasia Dinda Ciptaviana – Ngumpul Tanpa Jadi Konsumtif
Setiap acara kumpul biasanya identik dengan makan-makan dan delivery yang meningkatkan sampah dan emisi karbon.
Dinda menciptakan proyek Nongkrong+, yang mengajak anak muda membangun pertemanan sambil mendiskusikan konsumsi berlebihan.
“Nongkrong+ bukan sekadar duduk dan berdiskusi, tapi lebih produktif. Misalnya, kami pernah mengadakan Nongkrong+ Nukang, di mana peserta memproduksi sesuatu sendiri. Hal ini membuat mereka lebih menghargai proses dan hasil karya,” jelas Dinda.
Dinda menekankan, kegiatan kecil yang dilakukan rutin bisa membawa dampak besar dalam membentuk budaya konsumsi yang lebih bijak dan berkelanjutan.
Alya, Ndaru, dan Dinda membuktikan bahwa gerakan hijau bisa dimulai di mana saja—di ruang belajar, di tengah keluarga, atau di meja nongkrong bersama teman.
Pesan jelasnya: masa depan bumi juga ditentukan oleh keberanian anak muda untuk bergerak dan mewujudkan perubahan. (pra)
Tag




