Pada 2026, proporsi kekayaan dari sektor ekstraktif mencapai 57,8 persen dari total kekayaan 50 orang terkaya di Indonesia.
Menurut CELIOS, kondisi tersebut memperlihatkan bagaimana daerah kaya sumber daya alam, termasuk wilayah tambang seperti Kalimantan Timur, menghasilkan keuntungan besar bagi kelompok elite bisnis.
Namun di sisi lain, peningkatan kesejahteraan pekerja dinilai belum bergerak sebanding dengan pertumbuhan keuntungan sektor ekstraktif.
Pendapatan Buruh Dinilai Tertinggal
CELIOS juga membandingkan pertumbuhan kekayaan elite dan kenaikan pendapatan pekerja.
Dalam laporan itu disebutkan kekayaan 50 orang terkaya di Indonesia bertambah sekitar Rp13,48 miliar per hari.
Sementara rata-rata pendapatan buruh hanya meningkat sekitar Rp2.113 per hari atau sekitar Rp760 ribu per tahun
Tag



