Advertorial

Disdikbud Kota Bontang

Siswa Tingkat SMP Bontang Tampil di Lomba Pidato dan Cerita Rakyat Bahasa Inggris

Lomba Bahasa Inggris

Selasa, 4 November 2025 17:13

LOMBA - Lomba Pidato dan Cerita Rakyat Bahasa Inggris bagi pelajar SMP se-Kota Bontang/ Foto: HO

ARUSBAWAH.CO - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bontang melalui Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar, Seksi Kurikulum dan Peserta Didik Pendidikan Dasar, baru-baru ini menyelenggarakan Lomba Pidato dan Cerita Rakyat Bahasa Inggris bagi pelajar SMP se-Kota Bontang

Kegiatan ini menghadirkan kesempatan bagi para siswa untuk mengasah kemampuan bahasa Inggris sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri.

Ajang bergengsi ini diikuti oleh perwakilan siswa dari berbagai SMP dan MTs di Kota Bontang, terbagi dalam dua kategori utama, yakni English Speech Contest dan English Folktale Telling Contest. 

Para peserta mempersiapkan diri untuk menyampaikan pidato inspiratif maupun cerita rakyat khas Nusantara sesuai tema yang telah ditentukan panitia, dengan gaya dan ekspresi masing-masing.

Setiap penampilan mencerminkan kreativitas dan kemampuan public speaking siswa, di mana mereka dituntut untuk menguasai bahasa Inggris sekaligus menunjukkan pemahaman akan budaya lokal. 

Para juri menilai peserta tidak hanya dari kefasihan berbahasa, tetapi juga dari cara penyampaian pesan dan penguasaan materi yang disampaikan.

Kepala Disdikbud Kota Bontang, Abdu Safa Muha, menjelaskan bahwa lomba ini merupakan salah satu langkah Disdikbud dalam mendorong siswa untuk tampil percaya diri, kreatif, dan peduli terhadap budaya daerah melalui bahasa internasional.

“Melalui lomba ini, kami ingin menumbuhkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga percaya diri, kreatif, dan memiliki kebanggaan terhadap budaya lokal yang dikemas dalam bahasa internasional,” jelas Abdu Safa, Senin (3/11/2025).

Selain sebagai kompetisi, kegiatan ini juga berperan sebagai media pembinaan dan pengembangan bakat siswa di bidang Bahasa Inggris. 

Lomba ini mendorong kolaborasi antar sekolah, memperkuat hubungan antar pendidik dan pelajar, sekaligus memberi ruang bagi siswa untuk belajar dari teman-teman sebaya yang memiliki kemampuan berbeda.

Semangat kompetitif dan kolaboratif menjadi kunci dalam lomba ini, sehingga para peserta dapat terus mengasah keterampilan berbicara di depan umum, meningkatkan kepercayaan diri, dan menumbuhkan kreativitas. 

Disdikbud berharap, melalui ajang ini, para siswa tidak hanya menjadi pelajar yang mahir berbahasa Inggris, tetapi juga menjadi duta bahasa yang mampu membawa nama baik sekolah dan kota Bontang ke tingkat yang lebih luas.

Dengan digelarnya lomba pidato dan cerita rakyat ini, pendidikan di Kota Bontang terlihat lebih holistik, karena tidak hanya menekankan akademik, tetapi juga menumbuhkan kemampuan kreatif dan kebanggaan terhadap budaya lokal, sehingga generasi muda siap bersaing di era global dengan bekal kompetensi bahasa dan karakter yang kuat. (adv)

Tag

MORE