Situasi ini membuat sekolah serba-sulit.
Mereka tidak bisa menghapus nama siswa tanpa prosedur resmi, namun juga tidak memiliki ruang untuk memaksa keluarga kembali.
Baca juga:
Kasus Siswa SMP yang Kehilangan Minat Belajar
Sekolah juga menyoroti satu kasus lain: seorang siswa SMP yang kehilangan minat belajar secara total.
Selama dua bulan, anak tersebut mengikuti aktivitas asrama, namun menolak mengikuti pelajaran.
“Kegiatan makan-minum ia jalani, tapi saat belajar ia menolak. Tidak ada perkembangan,” kata Pahrijal.
Setelah dievaluasi dan didiskusikan dengan keluarga, sekolah merekomendasikan jalur PKBM yang lebih fleksibel bagi siswa yang kesulitan mengikuti ritme sekolah reguler.
Kegiatan Akademik Tetap Berjalan Terstruktur
Meski jumlah siswa berkurang, ritme akademik tetap berjalan:
- SD selesai menjelang siang
- SMP hingga pukul 14.00 Wita
- SMA sampai pukul 15.00 Wita
- Akhir pekan diisi kegiatan asrama




