Candaan Politik Prabowo di Hadapan Kepala Daerah Kaltim
Prabowo lalu mengalihkan perhatian ke barisan lain, mencari Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji.
Candaan politik kembali diselipkan, kali ini terkait afiliasi partai.
“Wakil Gubernur hadir, ahh Wakil Gubernur ini soalnya orang Gerindra ini di sini, jangan Golkar aja, friend-friends-friends kita friends,” ujar Prabowo, merujuk latar belakang Rudy Mas’ud sebagai kader Partai Golkar.
Namun suasana mendadak berubah setelah Prabowo menyapa jajaran Pemerintah Provinsi Kaltim dan Wali Kota Balikpapan.
Momen Prabowo Menyoroti Posisi Duduk Sultan Kutai
Perubahan itu terjadi saat Prabowo menyebut nama Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura.
Kameramen langsung menyorot Sultan Aji Muhammad Arifin yang berdiri dari kursinya, mengenakan busana adat Kutai Kartanegara bernuansa gelap lengkap dengan penutup kepala khas kesultanan.
“Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, Sultan Aji Muhammad Arifin. Hadir? Oh yang mulia,” sapa Prabowo dengan nada penuh hormat.
Sultan Aji Muhammad Arifin pun memberikan gestur hormat saat namanya disebut oleh orang nomor satu di Indonesia itu.
Namun perhatian Prabowo tidak berhenti pada sapaan.
Ia langsung menyoroti posisi duduk sang sultan yang berada di kursi bagian belakang, di balik para pejabat tinggi setingkat menteri dan kepala daerah.
Situasi itu dianggap janggal oleh Prabowo.
Tanpa menunggu lama, ia melayangkan protes terbuka kepada panitia penyelenggara.
Tag



