Arus Politik

Hak Angket Rudy Mas'ud

Seruan Aksi 214 Jilid III 10 Juni Kawal Hak Angket, Aliansi Rakyat Kaltim Desak Disiarkan Live Streaming

Jumat, 29 Mei 2026 19:24

Aliansi Rakyat Kaltim resmi menyerukan "Aksi 214 Jilid III" pada Rabu (10/6/2026)/Sumber Istimewa / Foto: Aliansi Rakyat Kaltim

ARUSBAWAH.CO -  Rencana aksi unjuk rasa besar-besaran untuk mengawal jalannya Rapat Paripurna Hak Angket di DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) kini mulai disiapkan secara masif.

Aliansi Rakyat Kaltim secara terbuka menyatakan siap kembali turun ke jalan bertepatan dengan hari pelaksanaan paripurna pada Rabu (10/6/2026) mendatang.

Aksi kali ini sengaja dirancang untuk mendatangkan rombongan warga dan mahasiswa dalam jumlah yang jauh lebih banyak daripada aksi-aksi unjuk rasa sebelumnya.

Langkah pengumpulan massa secara besar-besaran ini diambil karena rapat di parlemen nanti dinilai sebagai momen penentu hidup atau matinya hak angket terhadap Gubernur Rudy Mas’ud.

Rencana pergerakan ini disampaikan langsung oleh Koordinator Lapangan (Jenlap) Aliansi Rakyat Kaltim, Kamarul Azwan, saat diwawancarai, Kamis (28/5/2026) sore.

Persiapan aksi ini mulai berjalan setelah Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Kaltim menggelar rapat tertutup pada Senin (25/5/2026) lalu untuk merevisi jadwal kedewanan dan resmi memasukkan agenda paripurna hak angket.

Aliansi Komitmen Kawal Hak Angket Sampai Babak Final

Rencana unjuk rasa yang diberi judul "Seruan Aksi 214 Jilid III" ini dipastikan menjadi kelanjutan dari rangkaian gelombang gerakan masyarakat sipil.

Kamarul Azwan menjelaskan bahwa aksi di lapangan nanti merupakan bentuk komitmen panjang untuk menagih janji para wakil rakyat yang ada di dalam gedung parlemen.

Bagi aliansi, tanggal 10 Juni adalah babak akhir di mana seluruh kelompok partai (fraksi) di DPRD Kaltim harus menentukan sikap secara sah dan terbuka di dalam ruang sidang.

"Kami berkomitmen dengan apa yang telah kami lakukan dari 21 April 2026 untuk bagaimana mengawal segala bentuk tuntutan kami pada saat tanggal 21 April ya, salah satunya ini hak angket kan. Jadi kami turun ke jalan untuk mengawal ini," kata Kamarul Azwan memberikan penjelasan.

Tag

MORE