Arus Publik

Seraung: Puisi sebagai Etika Ekologis, Mengajak Manusia Kembali Membaca Alam

Selasa, 30 Desember 2025 18:13

DISKUSI - Diskusi sastra "Seraung"/ HO to Arusbawah.co

ARUSBAWAH.CO - Bencana alam kerap dipandang sekadar peristiwa.

Namun, dalam sebuah diskusi sastra "Seraung", Dr. Rahmad Azazi Rhomantoro, pendiri Tirtonegoro Foundation, mengajak kita melihatnya sebagai “kalimat panjang alam” yang hilang tanda bacanya akibat intervensi manusia.

Dari perspektif itu, Seraung hadir bukan sekadar festival seni, melainkan ruang refleksi untuk membuka kembali pertanyaan paling purba: bagaimana manusia membaca alam, dan dengan bahasa apa ia meresponsnya.

"Seraung memadukan sastra, teater, musik, tari, dan film dalam satu lingkar kepedulian." 

"Tetapi yang lebih penting adalah temu kesadaran," ulasnya. 

Seni di sini bukan sekadar ornamen empati, melainkan medium etika yang bekerja di lapisan terdalam nalar dan rasa, tempat manusia merumuskan kembali hubungannya dengan dunia yang rapuh.

Dialog sastra yang ia pandu bersama Misman dan Dadang menjadi poros penting.

Tag

MORE