Arus Publik

Seno Aji Jelang Satu Tahun Dilantik Jadi Wagub Kaltim, Beberkan Capaian dan Evaluasi Program Gratispol

Setahun Kepemimpinan Rudy–Seno di Kalimantan Timur

Rabu, 11 Februari 2026 21:37

Wawancara Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji saat ditemui awak media, Selasa (10/2/2026)/Arusbawah.co

ARUSBAWAH.CO -  Menjelang genap satu tahun dilantik sebagai Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji membeberkan sejumlah capaian dan evaluasi kinerja selama mendampingi Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud.

Keduanya dilantik Presiden Prabowo Subianto di Jakarta pada 20 Februari 2025 lalu.

Dalam satu tahun kepemimpinan Rudy–Seno, sejumlah program prioritas mulai dijalankan, terutama yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat.

Saat ditemui wartawan pada Selasa (10/2/2026), Seno Aji secara terbuka menjawab pertanyaan soal evaluasi dan program yang menjadi fokus selama setahun terakhir.

“Ya, alhamdulillah kita sudah satu tahun dan program prioritas sudah berjalan. Yang pertama adalah pendidikan gratis yang ada di Kalimantan Timur ini, kemudian kesehatan gratis BPJS, kemudian umroh gratis untuk para marbot semuanya sudah kita lakukan,” ujar Seno kepada awak media.

Program Gratispol Pendidikan D3, S1 hingga S3

Salah satu program unggulan yang paling banyak mendapat perhatian adalah Gratispol Pendidikan, yang mencakup pembiayaan kuliah jenjang D3, S1 hingga S3.

Sepanjang tahun 2025, program itu telah menjangkau lebih dari 21 ribu mahasiswa baru se-Kaltim.

Uang Kuliah Tunggal (UKT) mereka dibayarkan oleh Pemerintah Provinsi Kaltim.

Bagi banyak keluarga, program ini menjadi angin segar.

Di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih, beban biaya pendidikan tinggi sering kali menjadi alasan anak-anak putus kuliah atau bahkan tak melanjutkan pendidikan.

Dengan adanya pembiayaan ini, akses pendidikan tinggi semakin terbuka.

Namun, Seno mengakui pelaksanaan program pendidikan gratis bukan tanpa tantangan.

Sistem pendataan, verifikasi, hingga mekanisme pencairan anggaran masih terus dibenahi.

“Tentu saja ada beberapa kelemahan dan beberapa kekurangan yang harus kita perbaiki. Itu saya pikir lumrah karena ini hal baru, hal yang belum pernah dilakukan terutama di pendidikan gratis. Sistem-sistem kita perbaiki semua agar keluhan-keluhan masyarakat bisa kita terima,” katanya.

Tag

MORE