Arus Publik

'Selamat Jalan, Lion', Pesut Tua yang Hidup Lebih dari 30 Tahun Ditemukan Mati Mengapung di Sungai Mahakam

Lion Ditemukan Mati di Perairan Kota Bangun

Kamis, 7 Mei 2026 19:56

Pesut Mahakam Bernama Lion berusia lebih 30 tahun ditemukan mati di perairan Kampung Baru, Liang, Kecamatan Kota Bangun, Senin (5/5/2026) pagi/HO to Arusbawah.co

Kematian Lion Jadi Pengingat Kondisi Sungai Mahakam

Bagi peneliti, kematian seekor pesut bukan hanya soal hilangnya satu individu langka. 

Tubuh pesut juga menjadi indikator kesehatan Sungai Mahakam yang selama bertahun-tahun menghadapi tekanan pencemaran, lalu lintas kapal, aktivitas tambang, hingga polusi kimia dan mikroplastik.

Dalam perbincangan dengan wartawan Arusbawah.co, Danielle Kreb menyebut pesut merupakan bioakumulator, yakni satwa yang menyimpan zat pencemar di dalam tubuhnya sepanjang hidup.

“Kalau ada logam berat, itu enggak pernah benar-benar keluar dari tubuh mereka. Jadi nanti dari hasil laboratorium kita bisa lihat sebenarnya sesehat apa Sungai Mahakam saat ini,” katanya.

Hasil laboratorium diperkirakan baru keluar sekitar satu bulan ke depan karena proses pemeriksaan membutuhkan waktu panjang.

Populasi Pesut Mahakam Kini Diperkirakan Tinggal 65 Ekor

Kematian Lion juga kembali memperkecil populasi pesut Mahakam yang tersisa di Sungai Mahakam. 

Berdasarkan catatan RASI, kini diperkirakan hanya tersisa sekitar 65 ekor pesut.

“Awal tahun mungkin sekitar 66 ekor. Sekarang berkurang satu jadi sekitar 65,” ujar Danielle.

Di akhir perbincangan, Danielle Kreb menyampaikan pesan perpisahan untuk Lion, pesut tua yang selama puluhan tahun menjadi bagian dari Sungai Mahakam.

“Mari kita kirim doa semoga Lion kini berenang di sungai yang lebih bersih, tenang dan bebas dari polusi kimia serta kebisingan,” katanya.

“Selamat jalan, Lion. Semoga berenang di perairan yang lebih bersih dan tenang,” pungkas Danielle Kreb.

(wan)

 

Tag

MORE