Advertorial

Sektor Infrastruktur di Kutim, Penataan Permukiman dan Jalan Jadi Program Berkelanjutan

Minggu, 8 Desember 2024 15:17

Program untuk infrastruktur jalan dan permbangunan permukiman akan terus dilakukan di Kutim/ IST

ARUSBAWAH.CO - Persoalan infrastuktur menjadi sektor yang dikerjar Pemkab Kutai Timur (Kutim).

Hal ini berkaitan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), dimana prasarana dan sarana publik tidak hanya berfungsi sebagai dasar untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi, tetapi juga mendukung aspek sosial, kesehatan, dan keberlanjutan lingkungan.

Soal ini, disampaikan Kepala Dinas (Kadis) Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) Ahmad Iip Makrup mengaku, Pemkab Kutim terus berupaya meningkatkan pembangunan yang terkait dengan prasarana, sarana, dan utilitas umum (PSU).

"Di mana, kegiatannya meliputi pembangunan jalan, lingkungan, drainase lingkungan, sanitasi dan air bersih di kawasan pemukiman," ucap dia kepada wartawan.

Dia pun mengungkap, dalam bidang pembangunan infrastruktur terutama jalan, air bersih, dan listrik terus mengalami peningkatan.

Terdata, panjang jaringan jalan di wilayah Kabupaten Kutai Timur adalah sepanjang 1.789,31 kilometer terdiri atas Jalan Negara 377,55 kilometer, Jalan Provinsi 285,00 kilometer dan Jalan Kabupaten sepanjang 1.105,76 kilometer, dari panjang jalan yang menjadi kewenangan Kabupaten Kutai Timur pada 2023 telah dilakukan peningkatan dan pemeliharaan sepanjang 35,45 km dengan proporsi jalan mantap sebesar 27,93 persen.

Sementara itu, untuk penataan permukiman ditunjukkan antara lain melalui perumahan yang sudah dilengkapi prasarana, sarana dan utilitas umum pada 2023 sebesar 23 persen serta berkurangnya jumlah unit rumah tidak layak huni sebanyak 0,24 persen.

Sektor-sektor inilah yang disampaikan akan terus diprogramkan dalam upaya pemenuhan infrastruktur memadai di Kutim. (adv)

Tag

MORE