Ia menegaskan bahwa sejumlah fasilitas vital seperti kursi, meja belajar, lemari, hingga papan tulis dan fasilitas penunjang lain belum tersedia di lokasi.
Lebih dari itu, vendor yang ditugaskan untuk mengerjakan renovasi serta pengadaan mebeler disebut baru akan memulai aktivitasnya pekan depan.
“Enggak mungkin tanggal 14 launching, karena fasilitas penting belum ada. Lemari pakaian, lemari belajar, kursi, meja belajar, semuanya belum datang. Bahkan ruang-ruangnya masih kotor dan belum layak digunakan,” ujar Anca, saat ditemui wartawan Arusbawah.co, Rabu (9/7/2025).
Ia menambahkan, meski ada informasi awal yang menyebut pelaksanaan dimulai 14 Juli, namun kepastian itu belum dikonfirmasi secara resmi.
Sebab, pengadaan barang dan fasilitas lain berada di bawah wewenang Kementerian Sosial, dan waktu yang tersisa dinilai tidak cukup untuk menyiapkan seluruh kebutuhan dalam hitungan hari.




