ARUSBAWAH.CO - Program Sekolah Rakyat yang direncanakan mulai serentak di 63 titik se-Indonesia pada 14 Juli 2025 dipastikan akan mengalami penundaan.
Salah satu penyebabnya dinilai belum rampungnya proses renovasi dan pengadaan fasilitas penting di sebagian lokasi, termasuk di Kota Samarinda yang bertempat di dua titik utama Balai Pengembangan Mutu Pendidikan (BPMP) Samarinda Seberang dan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Untung Suropati.
37 Titik Termasuk Samarinda Belum Siap, Fasilitas Masih Minim
Dari total 63 lokasi, sebanyak 37 titik dilaporkan belum siap digunakan dan masih dalam tahap pengerjaan sarana prasarana.
Termasuk dua lokasi di Samarinda yang masih belum memenuhi standar minimum kelayakan pembelajaran.
Berdasarkan pemantauan langsung wartawan Arusbawah.co di BPVP, kondisi ruangan masih dipenuhi debu, asrama belum layak huni, dan laboratorium fisika belum dilengkapi peralatan apapun.
Penanggung Jawab Sapras BPVP: “Enggak Mungkin Tanggal 14 Launching”
Anca, selaku penanggung jawab sarana prasarana BPVP Kaltim, mengonfirmasi bahwa pelaksanaan Sekolah Rakyat pada 14 Juli tidak memungkinkan.
Tag



