ARUSBAWAH.CO - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Sekretaris Daerah (Sekda) memberikan klarifikasi terkait pelaksanaan rapat koordinasi pembahasan program kegiatan tahun 2026 yang digelar di Jakarta pada Rabu (8/4/2026).
Rapat yang berlangsung di Kantor Badan Penghubung Provinsi Kaltim tersebut menjadi sorotan setelah mayoritas pimpinan fraksi dan alat kelengkapan dewan (AKD) DPRD Kaltim tidak hadir di lokasi.
Daftar Fraksi yang Tidak Menghadiri Undangan
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sejumlah pimpinan fraksi dan komisi di DPRD Kaltim mengkonfirmasi ketidakhadiran mereka dalam rapat yang dipimpin oleh Gubernur tersebut.
Nama-nama yang tercatat tidak hadir antara lain Muhammad Samsun (Ketua Fraksi PDI Perjuangan), Damayanti (Ketua Fraksi PKB), Agusriansyah Ridwan (Sekretaris Fraksi PKS), dan Akhmed Reza Fachlevi (Wakil Ketua Komisi III dari Fraksi Gerindra).
Inti dari alasan ketidakhadiran para legislator tersebut berkaitan dengan lokasi rapat yang berada di luar daerah.
Pihak legislatif menekankan pada prinsip efisiensi anggaran daerah dan ketidaksesuaian lokasi rapat dengan kondisi masyarakat saat ini.




