Ia mengaku telah memberikan masukan kepada Pansel pada Oktober 2025, namun tidak diindahkan.
“Saya sendiri sudah memberi masukan kepada Pansel ORI pada Oktober 2025, tetapi diabaikan,” tegasnya.
Boyamin menyebut informasi soal buruknya kinerja Hery Susanto juga pernah ia terima dari internal Ombudsman RI.
Dugaan Permainan Saat Menangani Isu Tambang
MAKI mendesak Kejagung memperluas penyidikan terkait dugaan suap atau gratifikasi yang diduga berkaitan dengan rekomendasi Ombudsman di sektor pertambangan.
Boyamin menilai selama menjabat periode 2021–2026, Hery Susanto banyak menangani persoalan tambang sehingga perlu ditelusuri lebih dalam.
Ia juga meminta penyidik memeriksa dugaan pertemuan Hery dengan sejumlah pengusaha tambang di hotel maupun restoran di Jakarta.
“Kejagung perlu menelusuri jejak-jejak pertemuan dengan oknum pengusaha tambang,” katanya.
Di sisi lain, Boyamin memberikan apresiasi kepada Kejaksaan Agung yang dinilai mampu mengungkap dugaan suap tanpa operasi tangkap tangan (OTT).
Menurutnya, langkah Kejagung menunjukkan bahwa pengungkapan kasus korupsi tetap bisa dilakukan melalui penyidikan mendalam dan pelacakan aliran dana.
Tag



